oleh

Wawancara Bos PT Sumber Yala Samudra Muncar, Wartawan Malah Diancam!

BANYUWANGI –ekspresinusantara.id – Nahas nasib Rochman, wartawan media online Kabar Jawa Timur biro Banyuwangi. Niat hati menjalankan tugas liputan, namun dia malah diancam oleh si narasumber.

Pengalaman tersebut dialami Rochman, saat melakukan wawancara dengan Bos PT Sumber Yala Samudra, Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, David Wijaya Tjoek. Terkait polusi debu hitam pekat yang dikeluhkan masyarakat disekitar perusahaan pengalengan ikan tersebut.

“Terserah mas, tapi kalau sampai nama saya muncul, saya akan gugat mas,” kata Rochman, menirukan ungkapan Bos PT Sumber Yala Samudra, Minggu (31/5/2020).

Lebih memprihatinkan, masih Rochman, dalam komunikasi via chat media sosial Whatsaps, David, yang juga Ketua Kadin Banyuwangi, juga melontarkan ungkapan bernada melecehkan. Bukan hanya kepada si wartawan, tapi juga terhadap perusahaan media online Kabar Jawa Timur.

“Pak kalau jurnalis tolong yang kritis, ikut kode etik jurnalistik. Walau pun dari media kecil dibiasakan untuk tidak merugikan pihak mana pun,” begitu pernyataan si David.

Padahal, dalam menjalankan tugas jurnalistik, Rochman, sudah menerapkan etika dan kode etik jurnalistik. Seperti memperkenalkan diri hingga menjelaskan tentang adanya keluhan masyarakat tentang polusi debu hitam pekat disekitar PT Sumber Yala Samudra. Namun entah kenapa, David justru menimpali dengan nada miring.

Tapi sayang, hingga kini Bos PT Sumber Yala Samudra sekaligus Ketua Kadin Banyuwangi, David Wijaya Tjoek, belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman terhadap wartawan media online Kabar Jawa Timur biro Banyuwangi, tersebut. (nrt)

Komentar

Berita Terkait