oleh

Turnamen Kasti Tegalwaru yang Diadakan Mantan Kades, Diduga Tidak Ada Ijin dan Langgar Protokol Kesehatan

Jember, ekspresinusantara.id – Acara Turnamen Kasti yang diadakan oleh mantan Kepala Desa (Haryanto) yang lokasinya didusun sumberpinang desa Tegalwaru kecamatan Mayang diduga tidak ada ijin dan telah memakan korban. Disituasi Pendemi seperti ini kok masih brani mengadakan turnamen kasti, padahal ini sangat sangat melanggar undang – undang nomor 2 tahun 2002, pasal 84 dan pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Selasa (23/3/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, kegiatan turnamen kasti ini sangatlah melanggar sekali, dikarenakan situasi masih Pandemi Covid 19. Kegiatan tersebut sampai ada korban pemukulan yang diduga patah tulang akibat tawur diajang turnamen kasti yang diadakan oleh mantan kepala desa selaku panitia.

Menurut keterangan Kapolsek Mayang AKP BEJUEL N menjelaskan, dengan adanya kasus pemukulan sudah damai dengan cara kekeluargaan dan terkait masalah kegiatan kasti sudah kami sarankan berhenti. Ungkapnya.

kasus pemukulan 1

“Kalau kasus ini belum selesai yang jelas kita naikkan masalah undang – undang Kekarantinaan dan jelas kita gulung”, kata Bejuel kepada awak media ketika dikonfirmasi di kantornya.

Sementara korban masih dalam perawatan puskesmas setempat dan kalau dilihat dari kondisinya, korban mengalami retak tulang akibat hantaman pada waktu tawuran diajang turnamen kasti yang lokasinya didusun sumberpinang beberapa hari lalu.

Ditempat terpisah, Camat Mayang (Ajip) ketika dikonfirmasi media ini melalui via telpon mengatakan, Coba saya cek ke pak Kapolsek dan korban, dan terima kasih infonya. ujar camat dengan singkat

Sementara Haryanto selaku mantan kepala desa Tegalwaru dan juga sebagai ketua panitia turnamen kasti ketika dikonfirmasi wartawan media ini menjawab tidak ada korban, “Tadek Korban, Adeeeek, Bedeh Dimmah Been. Pungkasnya, sambil menirukan logat maduranya yang kental. (Erwin)

Komentar

Berita Terkait