oleh

TRC PPA Banyuwangi Dan FKW MAHKOTA Komitmen Dampingi Persoalan Perempuan Dan Anak

Banyuwangi ekspresinusantara.id.

Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan Dan Anak ( TRC PPA ) Korda Banyuwangi dan Forum Komunikasi Wartawan ( FKW ) MAHKOTA komitmen dampingi persoalan perempuan dan anak yang ada di Banyuwangi. Seperti yang dilakukan pada Ariel, anak umur 8 tahun yang divonis Menderita Global Developmental Delay ( GDD ) atau keterlambatan sensorik, motorik, maupun intelektual.

 

Kedatangan TRC PPA beserta awak media dan yang tergabung dalam Forum Wartawan MAHKOTA lainnya guna melihat perkembangan Aril yang sebelumnya di dampingi oleh TRC PPA Banyuwangi serta menyalurkan bantuan yang di dapat dari rekan rekan @salingberbagibanyuwangi

 

Veri Kurniawan, Ketua TRC PPA menjelaskan pada awak media, kedatangan kita untuk melihat perkembangan adik Aril, ternyata alhamdulilah sudah dapat bantuan dari Pemerintah Desa

 

” Kedatangan kita disini yaitu untuk mengetahui perkembangan adik kita yaitu Aril. Dimana Aril ini Menderita Global Developmental Delay ( GDD ) atau keterlambatan sensorik, motorik, maupun intelektual dan yang kita dampingi waktu lalu, alhamdulilah ada donatur yang peduli pada Aril seperti @salingberbagibanyuwangi, rekan dari media yang tergabung dari MAHKOTA dan pemerintah Desa langsung sigap memberi bantuan, seperti kursi roda dan susu.”ungkapnya

 

Lebih lanjut Versi engharapkan untuk pemerintah daerah yang membidangi perempuan dan anak, harus lebih peka dan sigap

 

“Harus cepat tanggap dan turun ke lapangan apalagi jika ada laporan dari masyarakat. Kalau tidak mampu, berhenti saja dari jabatan nya. Jangan menunggu dikritik oleh rekan pergerakan atau ramai di media sosial, baru turun ke lapangan,” pungkasnya(ris)

Komentar

Berita Terkait