oleh

Proyek Siluman Di Dusun Cempokosari Menjadi sorotan Publik

Banyuwangi ekspresinusantara.id
Proyek pembangunan plengsengan di Dusun Cempokosari Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring Banyuwangi menjadi sorotan publik.

Mengingat pengerjakan plengsengan dari dinas Pengairan Banyuwangi di nilai asal asalan dan tanpa ada papan nama,selain itu matrial pasir yang di gunakan bercampur tanah liat.
Pekerjaan proyek yang tidak memberikan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) baik ditingkat Desa maupun ditingkat Kecamatan setempat ini, berlokasi di Dusun Cempokosari Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring Banyuwangi.Kamis (2/4/20)

Saat di temui oleh awak media salah satu warga yang enggan di sebut namanya mengatakan kalau saya bilang ini proyek siluman,

” ya jelas proyek siluman ini namanya mas, papan nama tidak ada publik tidak tahu siapa yang mengerjakan,perusahaan apa yang mengerjakan dan anggarannya berapa bersumber dari mana termasuk jenis pekerjaannya apa kita juga ngak tahu,” ungkapnya

Menurut warga, proyek ini jelas tidak beres,dan terkesan asal asalan.

” Sebab, pasir yang dipakai sangat jelek mutu dan kualitasnya. Kalau kita disini bilangnya itu pasir Kali campur tanah Sudah kualitas pasir nggak mutu, apalagi kita liat lebih banyak campur tanahnya dari pada pasirnya dan ini sangat jelas proyek asal-asalan,kalau papan nama tidak terpasang akan kita laporkan ke Dinas terkait beserta warga lain akan menghentikan secara paksa pekerjaan proyek tersebut,” katanya bersama beberapa warga.

Pekerjaan proyek masih terus berlanjut dengan menggunakan alat secara manual tanpa ada molen.

Sementara saat di konfirmasi Prapto Staf Pembangunan dari Dinas Pengairan Banyuwangi mengatakan terkait proyek plengsengan tersebut kontraktor sudah sering diingat untuk memasang papan nama proyek.

” sudah di ingatkan untuk pasang papan nama dan juga sudah di kasih peringatan untuk mengganti matrial pasirnya, selain iti pengawas sudah saya perintah untuk sering” monev ke lokasi,”jawabnya singkat melalui pesan WA.(ris)

Komentar

Berita Terkait