oleh

Plt Bupati Timbul Monitoring Penyaluran Bantuan Kemiskinan Ekstrem Dan Dan Sembako

Probolinggo,Ekspresi Nusantara.id-Menyukseskan proses pencairan bantuan sosial kepada penerima, Plt Bupati Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko melakukan monitoring penyaluran bantuan kemiskinan ekstrem dan penyaluran bantuan sembako PPKM Darurat Kabupaten Probolinggo, Sabtu (8/1/2022) di pendopo Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

 

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Achmad Arif beserta Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Probolinggo Sri Wijayanti.

 

Tahun ini jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak PPKM Darurat serta intervensi pada program bantuan kemiskinan ekstrem dengan alokasi program sembako bertambah. Jumlah kuota tambahan bagi Kabupaten Probolinggo sebanyak 7.101 KPM yang penyalurannya telah terjadwal.

 

Pada acara monitoring ini juga dilaksanakan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) program sembako PPKM Darurat, program sembako reguler dan bantuan kemiskinan ekstrem oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Dringu.

 

Sebanyak 237 KPM mendapatkan bantuan berupa bantuan untuk penanganan kemiskinan ekstrim bagi masing-masing penerima senilai Rp. 900.000,00, bantuan yang terdampak PPKM senilai Rp. 1.200.000,00 bagi tiap-tiap penerima dan bantuan sembako senilai Rp. 800.000,00 untuk masing-masing penerima. Secara simbolis bantuan diserahkan kepada 5 (lima) orang penerima.

 

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengharapkan agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sesuai dengan arahan Menterí Sosial RI, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) harus dipegang sendiri oleh KPM agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab apabila terjadi permasalahan nantinya.

 

“Terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang masih diperpanjang hingga awal tahun 2022.

 

Kementerian Sosial terus melakukan v pelaksanaan penyaluran bantuan non tunai sesuai surat dari Pimpinan BNI 46 Cabang Probolinggo harus selesai sebelum tanggal 14 Januari 2022.

 

“Dimana instruksi dari Menteri Sosial RI, penyaluran bantuan secara mendadak dilakukan pada hari Sabtu 8 Januari 2022 sebanyak 237 KPM di Kecamatan Dringu,” ungkapnya. (HMS/suh)

Komentar

Berita Terkait