oleh

Plt Bupati Timbul Dan Forkopimda Santuni Warga Terdampak Puting Beliung

Probolinggo, ekspresi nusantara.Id -Keluarga Pak Pahit (90) warga Dusun Batuan RT 08 RW 02 Desa Jambangan Kecamatan Besuk sedikit bisa bernafas lega setelah dikunjungi Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko beserta Forkopimda Kabupaten Probolinggo dan Satgas Tanggap Bencana, Selasa (18/01/2022)

Pasalnya rumah mungil yang selama ini menjadi tempat tinggal bersama istri tercintanya itu rusak berat tertimpa pohon asem besar. Keluarga Pak Pahit adalah salah satu warga yang mengalami kerusakan rumah cukup parah akibat dari terpaan angin puting beliung.

Sebelumnya Jum’at (14/01/2022) sekira pukul 14.45 dilaporkan bahwa 6 wilayah desa di Kecamatan Besuk (Jambangan, Bago, Kecik, Klampokan, Sumurdalam dan Krampilan) diterpa musibah angin puting beliung. Dampaknya sebanyak 82 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko juga sekaligus menyampaikan santunan berupa sembako dan sejumlah uang dari Baznas Kabupaten Probolinggo kepada keluarga terdampak yang cukup parah.
Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko meminta kepada segenap masyarakat Kabupaten Probolinggo agar selalu waspada mengingat saat ini sedang dalam puncak musim penghujan. Dan jika terdapat kejadian gawat darurat kebencanaan agar gerak cepat untuk segera melaporkan.

“Hari ini kami hadir untuk memastikan situasi dan kondisi riilnya, kemudian kami bersama ingin berbuat untuk sedikit meringankan beban warga terdampak puting beliung ini. Kami sudah menyiapkan sembako dan bantuan rehap rumah bagi yang parah,” jelasnya.

Senada hal tersebut Rachmad Waluyo Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo juga mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap adanya cuaca ekstrem saat ini yang rawan mengakibatkan bencana hidrometeorologi.

Ciri-ciri kondisi yang perlu diwaspadai sebelum terjadi puting beliung menurut Rachmad Waluyo, yakni dimana ada cuaca yang panas tinggi dan terasa kering, kemudian secara tiba-tiba ada mendung pekat.

“Saran kami masyarakat agar lebih waspada, salah satunya adalah melakukan pemangkasan terhadap pepohonan di sekitar rumah yang memang sudah terlalu rimbun. Sehingga tidak rawan tumbang saat diterpa angin yang cukup kencang,” imbauannya.

Sementara Itu R. Oemar Sjarief Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo mengemukakan dari data sementara yang dihimpun sedikitnya 73 unit rumah di Kecamatan Besuk dan 6 unit di Kecamatan Pakuniran diketahui mengalami kerusakan akibat hempasan angin puting beliung hari Jum’at lalu.
Untuk rencana bantuan rehab rumah yang rusak tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi bersama BPBD dan OPD terkait serta Forkopimda. “Intinya dalam penanganan bencana seperti ini dibutuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga bisa tertangani dengan baik,” tandasnya.(HMS/idrus)

Komentar

Berita Terkait