oleh

Kunjungi Sejumlah Gereja di Banyuwangi, Kapolresta dan Forpimda Ikuti Safari Natal.

BANYUWANGI,Ekspresi Nusantara’id-Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI dan Polri melakukan safari natal ke sejumlah gereja dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Banyuwangi.Sabtu(25/12/2021).

Diantaranya Gereja Katolik Paroki Ratu Damai, Pos Terpadu Ketapang, dan Pos Pengamanan Nataru Taman Sritanjung sebagai lokasi terakhir dalam safari Natal 2021.

“Ini adalah kegiatan yang kami lakukan dari tahun ke tahun, monitoring bersama sahabat Forkopimda dan unsur TNI, Polri,” ucap AKBP Nasrun.

“Bisa kita lihat suasananya cukup aman dan terkendali,” tutur Kapolresta Banyuwangi seusai melihat langsung jalannya malam Natal di Gereja Ratu Damai, di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi.

Setelah memonitoring lokasi gereja di beberapa titik, AKBP Nasrun menegaskan, perayaan ibadah malam Natal di Kabupaten Banyuwangi terlaksana dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Hal tersebut, imbuhnya, tidak terlepas dari kontribusi, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang dibangun bersama Forkopimda Banyuwangi serta peran serta masyarakat.

“Semoga kondusivitas dan stabilitas Kamtibmas seperti ini dapat terus kita jaga bersama,” tuturnya.

Kapolresta Banyuwangi juga menyapa para jamaat Gereja Ratu Damai dalam kunjungannya.

“Kami di sini ingin menyapa dan mengucapkan selamat hari Natal 2021, semoga ibadahnya lancar dan khidmat,” ujar AKBP Nasrun.

Kapolresta mengatakan, dalam pengamanan akhir tahun ini, pihaknya mempersiapkan 919 personil, terdiri 420 personel Polri, 120 personel TNI, serta 379 personel instansi terkait lainnya. Personel tersebut akan ditempatkan pada 9 pos pengamanan/pelayanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, dan 10 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, DLL. Obyek pengamanan sebanyak 222, terdiri dari 6 terminal, 8 stasiun, 3 pelabuhan, 1 Bandara, 161 gereja, 8 pusat perbelanjaan, dan 36 tempat wisata.

“Tentunya kita mengerahkan personel dan juga menggandeng TNI serta Pemerintah Kabupaten, ada juga dari Dinas Kesehatan,” papar AKBP Nasrun.

“Kita tetap minta kepada pengurus gereja tetap menjalankan protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker dan pengecekan suhu bagi umat yang akan ibadah. Pembatasan juga dilakukan dengan penyesuaian,” pungkas Kapolresta. (team).

Komentar

Berita Terkait