oleh

Kepala Sekolah SMAN 1 Pesanggaran Sebut Saat Minta Wali Murid Dukung Cabup Perempuan Subur Selaku Ketua Komite 

BANYUWANGI –ekspresinusantara.id.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pesanggaran Banyuwangi, Slamet, menegaskan bahwa pihaknya tidak berafiliasi dengan Cabup cawabup peserta Pilbup Banyuwangi 2020. Dan pernyataan Ketua Komite SMAN 1 Pesanggaran, Subur, yang mengarahkan wali murid untuk mendukung Cabup Perempuan, tidak ada kaitanya dengan tenaga pengajar.

Meski demikian, Slamet mengakui bahwa aksi yang dilakukan Subur terjadi saat rapat wali murid dan berada didalam lingkungan SMAN 1 Pesanggaran.

“Pernyataan itu pribadi dari pak Subur dan terjadi pada saat rapat wali murid peserta didik proyeksi 2 tahun,” katanya, Minggu )1/11/2020).

Ditegaskan pula, pada rapat yang diperkirakan terjadi pada Jumat, 30 September 2020, atau sudah masuk tahapan kampanye Pilbup Banyuwangi, tersebut, Subur duduk didepan dalam kapasitas Ketua Komite SMAN 1 Pesanggaran.

“Pernyataan itu muncul pada saat pak Subur memberikan sambutan dalam kapasitas sebagai komite,” ujar Slamet.

Pernyataan itu (meminta wali murid mendukung Cabup Perempuan), lanjutnya, dilakukan Subur dengan tanpa kordinasi dengan Kepala Sekolah atau tenaga pengajar lain.

Namun dari gelagat yang muncul, aksi mengarahkan wali murid untuk mendukung Cabup Perempuan dalam kontestasi Pilbup Banyuwangi, ini diduga melibatkan pihak sekolah. Terlebih lokasi rapat berada didalam lingkungan sekolah, yang merupakan tanggung jawab Kepala Sekolah SMAN 1 Pesanggaran.

Dan saat video yang mencoreng dunia pendidikan itu beredar, Kepala Sekolah SMAN 1 Pesanggaran, Slamet, terkesan tutup mulut. Dia baru berkomentar setelah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Banyuwangi, Istu Handono, bersteatmen ke media.

“Yang jelas setelah rapat ya saya tegur,” ungkap Slamet dengan entengnya.

Sebelumnya, terkait video Ketua Komite SMAN 1 Pesanggaran, Subur, yang mengarahkan wali murid untuk mendukung Cabup Perempuan peserta Pilbup Banyuwangi 2020, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Banyuwangi, langsung bereaksi. Rabu depan (4/11/2020) akan memanggil Kepala Sekolah dan Ketua Komite SMAN 1 Pesanggaran guna di klarifikasi.

Sementara itu, Kordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Banyuwangi, Joyo Adi Kusumo, mengaku sedang mengkaji video viral Ketua Komite SMAN 1 Pesanggaran, Subur.

“Apakah memang ada pelanggaran apa tidak, kalau ada pelanggaran sanksinya pidana (karena kejadian dilingkungan sekolah),” katanya.

Seperti diketahui, selain dalam rapat wali murid SMAN 1 Pesanggaran, Subur, yang sekaligus seorang petugas TKSK Kecamatan Pesanggaran, juga diketahui pernah mengarahkan warga miskin penerima bantuan pemerintah untuk mendukung Cabup Perempuan peserta Pilbup Banyuwangi. Dan itu dilakukan saat rapat di kantor pemerintahan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. (red)

Komentar

Berita Terkait