oleh

Kasus Dugaan Penggelapan Motor, Satreskrim Polresta Banyuwangi Belum Memanggil Ketua RAB Selaku Terlapor

BANYUWANGI ekspresinusantara.id

Satreskrim Polresta Banyuwangi belum memanggil Ketua Rumah Aspirasi Banyuwangi (RAB) Agus M Saputra. Warga Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, tersebut dilaporkan dalam kasus dugaan penggelapan motor.

Saat ini yang dilakukan pihak kepolisian masih memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

“Kita sedang melakukan klarifikasi saksi – saksi,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, AKP M Solikin Fery, Senin (9/11).

Untuk diketahui, laporan kasus dugaan penggelapan motor yang dilakukan Ketua ormas RAB ini dilakukan oleh Rifki. Warga Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, yang tak lain adalah mantan Bos dari Agus M Saputra sendiri.

Dugaan penggelapan tersebut terjadi sekitar bulan Juli 2019 lalu. Kala itu pelapor meminjakan sebuah sepeda motor merk Honda Vario 125 warna hitam tahun 2012, untuk keperluan operasional transportasi. Namun diam – diam, motor Nopol P 4442 ZL, diduga digadaikan kepada warga Songgon, dengan nominal Rp 1.750.000.

Awalnya, Rifki sempat kelimpungan atas raibnya motor miliknya. Hingga akhirnya dia mendapat informasi bahwa kendaraan tersebut telah berpindah tangan.

Karena dinilai tak ada iktikad baik dari Agus M Saputra, Rifki pun mencari keberadaan motor miliknya. Dan setelah ketemu, dia terpaksa harus mengeluarkan kocek pribadi guna keperluan penebusan. Atas kejadian ini, Rifki harus menanggung kerugian Rp 4 juta. Uang tersebut untuk menebus motor serta biaya lainnya.

“Laporan tersebut terpaksa saya lakukan, karena saudara terlapor tidak ada iktikad baik,” cetus Rifki.

Sayang, hingga saat ini, Ketua RAB, Agus M Saputra belum bisa dikonfirmasi. Pertanyaan dari wartawan belum diberi jawaban. Kasus dugaan penggelapan motor ini masih dalam penanganan petugas Satreskrim Polresta Banyuwangi. (red)

Komentar

Berita Terkait