oleh

HIPPAM Banyuwono Kaligondo Akhirnya Laporkan HK Ke Kepolisian

Banyuwangi, ekspresi .online Perseteruan Antara Hippam Banyuwono dengan Hippam Kaligondo berbuntut panjang, kini akhirnya Hippam Banyuwono melaporkan HK (Hippam Kaligondo) ke polisi atas dugaan Pungli dan perusakan aset

 

Dasar Laporan yang diluncurkan hippam Banyuwono bukan tanpa alasan, karena beberapa faktor serta kecurigaan perbuatan melawan hukum serta membuat keresahan diwarga karena keberadaan HK tersebut

IMG 20200519 WA0005

Menurut Bambang Hermanu, salah satu pelapor mengutarakan dasar laporan itu karena kita menganggap adanya perbuatan melawan hukum

 

“dugaan yang kita laporkan yaitu tentang pungutan liar, dan dugaan perusakan pipa induk Hippam yang mulai awal merupakan aset pengelokaan Hippam Banyuwono.” ungkap Bambang

 

masih menurut Bambang, Selain itu kita juga mempertanyakan keabsahan HK

 

“kalau keberadaan Hippam Banyuwono sangat jelas, mulai dari akte pendirian bahkan sampai SK kemenkumham No.AHU-0003842.AH.0107 tahun 2020, tapi bagaimana legalitas keberadaan Hippam Kaligondo itu menurut kami tidak jelas badan Hukumnya.” imbuh Bambang.

 

Bambang juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan gugatan secara perdata

 

“setelah ini dalam waktu dekat kita akan melayangkan gugatan secara perdata, karena atas perbuatan HK selama ini telah mengakibatkan kerugian secara materil bagi Hippam Banyuwono.” tegasnya

 

Sayangnya Kepala Desa Kaligondo, Nur Hadi SE, dan penanggung jawab Hippam Kaligondo (HK), Aqim Mustofa tidak dapat dikonfirmasi.

 

Diketahui warga desa kaligondo bergejolak atas keberadaan dua kepengurusan Hippam pasca pelantikan kepala Desa yang baru. (*)

Komentar

Berita Terkait