oleh

Gubuk Kreatif Wadah Inspirasi Rakyat Didesa

Banyuwangi, Ekspresinusantara.id – Patut dibanggakan ditengah wabah pandemi yang belum juga berkesudahan, masyarakat dengan sendirinya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hidup dengan memutar otak untuk dapat terobosan yakni dengan membangun “Sebuah Bangunan yang berbahan dasar kayu itu pun swadaya masyarakat sendiri” dengan tujuan berdiskusi dan saling memberikan aspirasi hanya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, karena keguyuban warga memang menjadi kultur,”

Khoirul Anwar Amd, Kom pencetus “Gubuk Kreatif” memang sudah lama ingin mendirikan sebuah gubuk yang sederhana namun penuh taburan keilmuan, selain itu dapat mengajak masyarakat dikampung yaitu dusun Kedungsumur desa Kedunggebang kecamatan Tegaldlimo, warga yang didominasi oleh kaum petani tentu hal disambut para masyarakat akan berdirinya bangunan mungil namun sarat dengan aspirasi dan inspirasi, juga memiliki legalitas dengan akte pendirian AHU 0000098-AH.01.22 Tahun 2021

Surat keterangan terdaftar (Persekutuan perdata) GAPOKMAS KEDUNGGEBANG Sejahtera.

Yang lebih menakjubkan Gubuk Kreatif ini menjadi tongkrongan anak muda yang tergabung dalam karang taruna desa setempat, didalam hal tersebut yang dibahas adalah UMKM yang berbasis kerakyatan, ditengah Pandemi covid 19 juga dibahas agar masyarakat didesa setempat tetap keadaan sehat dengan taati himbauan pemerintah Protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas diri, yaitu sering berolahraga dan berjemur juga meningkatkan mentalitas optimisme pada pemerintah dengan keyakinan kuat Indonesia bisa melewati virus melanda belahan planet bumi.

Rifai (45 th) selaku tokoh masyarakat yang turut hadir pada pertemuan lebaran ini sangat mendukung akan adanya Gubuk Kreatif yang diisi oleh berbagai Usia, tentu hal tersebut sangat baik karena bisa saling bahu membahu meningkatkan kemampuan masyarakat didesa Kedunggebang.

Senada dengan kadus Kedungsumur Saihu menyambut baik Gabungan Kelompok Masyarakat didesa nya, lebih lebih bermarkas didusun yang dikenal agamis (mengedepankan) tatakrama budaya muslim, sungguh sebuah pencapaian bagai mimpi menjadi kenyataan, Gubuk Kreatif ini semoga bisa berkembang demi kemajuan masyarakat desa.

Khoirul Anwar sebagai pelopor berdirinya Gubuk Kreatif, hanya ingin memberikan sebuah terobosan dengan mengikat tali silaturahmi antar warga, tidak kepentingan lainnya selain warga, akibat pandemi masih belum pulang tentu kami dan pemuda Takkan berhenti berkreasi dan inovatif sebagai wujud kepedulian pada desa, apalagi semua ini berangkat dari swadaya, dalam hal ini kami sudah mematenkan dengan kemenkum dan ham tentu apa yang kami lakukan ini semata-mata bentuk kreativitas dan kemandirian masyarakat. Tutup Inisiator.

Saiful

Komentar

Berita Terkait