oleh

Dampak Napi Terkonfirmasi Covid-19 Lapas Kelas IIA Banyuwangi Lakukan Siaga

Banyuwangi, Ekspresinusantara.id – Aktivis Antimasker yang juga terdakwa kasus berita hoaks, M.Yunus Wahyudi positif COVID-19. Sebanyak 28 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi ditracing dan rapid test antigen. Bagaimana hasilnya?
Nur Diniati Sari, surveilan Pukesmas Mojopanggung mengatakan, rapid test antigen dilakukan terhadap 28 warga binaan Lapas Banyuwangi yang diduga kontak erat dengan Yunus. Hasilnya, seluruh warga binaan negatif COVID-19.

“Untuk rapid antigen ini memang hasilnya langsung bisa diketahui, dari 28 warga binaan memang tidak ada satupun hasilnya positif,” Terangnya kepada Ekspresinusantara.id Selasa, (6/4/2021).

Lebih lanjut Sari menjelaskan, meski hasilnya rapid antigen 80 persen akurat. Tetapi, puluhan napi Lapas Banyuwangi tersebut diminta untuk tetap dilakukan isolasi secara mandiri.

“Mereka kami minta untuk dipisahkan dari napi lainnya selama 14 hari, jika memang tidak ada gejala mereka bisa bebas,” Imbuhnya.

Sari mengharapkan, jika ada salah seorang warga binaan yang mengalami gejala sebelum 14 hari. Maka mereka akan langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan swab.”Kita berharap semoga tidak ada yang mengalami gejala,” Harapnya.

M Yunus Wahyudi yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19, membuat tim medis langsung turun untuk melakukan tracing kepada puluhan para warga binaan yang diduga kontak erat dengan aktivis harimau Blambangan tersebut.

Puluhan warga binaan itu, terdiri dari 22 orang satu kamar dengan Yunus, enam orang yang berada di kamar sebelah. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, para petugas langsung memanggil secara bergilir para napi. Mereka dilakukan pendataan dan juga pemeriksaan awal. Selanjutnya, mereka baru dilakukan pemeriksaan rapid antigen.

Aktivis antimasker dan terdakwa kasus berita hoaks, Muhammad Yunus Wahyudi positif COVID-19. Saat ini, perawatan intensif dilakukan di ruang isolasi RSUD Blambangan. Yunus diketahui terpapar COVID-19 dari test antigen dan hasil swab yang dilakukan Satgas COVID-19.

Yunus mulai dirawat di RSUD Blambangan Banyuwangi sejak Kamis (1/4/2021).Yunus langsung masuk ke ruang isolasi, untuk perawatan intensif karena kondisinya melemah dan sesak nafas. (Im)

Komentar

Berita Terkait