oleh

Begini Ocean!!! “IZULL” Seniman Cilik Banyuwangi, Ketika Job Sepi Manggung

BANYUWANGI ekspresi nusantara.id -Pandemi Covid-19 belum ada tanda tanda berakhir sudah ada aturan baru pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM )dengan status Level yang tidak begitu jelas akhirnya, dampaknya sangat dahsyat, tidak hanya ke kesehatan saja akan tetapi perekonomian pun kena imbasnya khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Rabu(04/08/2021)

Salah satunya pelaku seni ” Afrizal Dwi Prasetyo” atau yang biasa disebut ‘IZULL’ (sekaligus pemilik pentas musik izull musik) Seniman “Kendang Cilik” asal Dusun Damtelu, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

IZULL anak kedua dari Bapak “Anis Samsudi” yang mempuyai talenta jiwa seniman tidak sama dengan anak seusia anak-anak kecil lainnya ini, Ketika awak Media datangi rumahnya Desa Damtelu, angkat bicara dan mengatakan, Saya merasa sangat terpukul sekali Om’ akibat imbas dari Covid -19 sampai ada peraturan baru PPKM Darurat Level 3 ini, banyak pelaku seni dari berbagai unsur seni yang tidak bisa mentas,tidak ada job bahkan selama dua(2) tahun musim pandemi banyak job-job kami mulai bulan Juni, Juli sampai Agustus banyak yang di pending alias GATOT(gagal total).” terangnya.

Hal inilah yang membuat “Kru IZULL MUZIK”serta pelaku seni lainnya yang ada ingin melakukan demo, tetapi demo meminta untuk kebijakan Pemerintah Daerah Banyuwangi, untuk memikirkan nasib para pelaku seni agar bisa segera berkerja kembali dan berekspresi”ujarnya kepada wartawan Ekspresi Nusantara pagi tadi.

IZULL juga menjelaskan layaknya seniman dewasa bahwa para seniman ini butuh hidup dan Butuh berekspresi Om, saya menyadari bahaya Covid-19, akan tetapi sedikit ada bidang lain saat ini sudah di perbolehkan lakukan kegiatan, sedangkan kami pelaku seniman dan tari pertunjukan belum mendapatkan izin bahkan saat kami show atau mentas sudah dibubarkan sama satuan satgas Covid-19.”Ungkapnya.

Maka untuk mewadahi aspirasi para seniman,Kami isyaalloh besama senior seniman lainya yang ada di Banyuwangi ingin mengadakan demo hari Kamis (05/08/2021) bersama agar ini dapat menjadi perhatian Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, ”Tambah Izull.

“Para seniman selama Pandemi tidak mendapatkan bantuan subsidi,”Sedangkan kita bisa hidup dari pertunjukan pentas yang diadakan masyarakat maupun undangan job diluar kota tetapi dimasa Pandemi Covid-19 kami merasa di anak tirikan,”ujarnya.

“Era Syakira yang berprofesi sebagai penyanyi panggung yang mengikuti IZULL Musik” ,Dirinya sama sekali tidak ada job menyanyi, sedangkan dirinya harus memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, penghasilannya menurun bahkan nyaris hilang tidak ada sama job untuk manggung,”pungkas izull. (sg)

Komentar

Berita Terkait