oleh

Aktivis di Banyuwangi Soroti Dugaan Jual Beli TKD Desa Sempu

Banyuwangi, Ekspresinusantara.id – Adanya kabar transaksi jual beli Tanah Kas Desa (TKD) di Desa/Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, yang santer beredar di masyarakat akhir-akhir ini menjadi soroton beberapa aktivis. Salah satunya adalah Sunyoto ketua LSM Suara Bangsa.

Ketika di temui disalah satu warung nasi rawon yang berada di desa Jajag, pria yang akrab dengan panggilan Mbah Nyoto ini menjelaskan bahwa ada dugaan jual beli tanah yang diakui Tanah Kas Desa yang ada di desa tersebut, Jum’at (2/4/2021).

“Awalnya kita mendengar ada kabar dugaan transaksi jual beli Tanah Kas Desa pada beberapa lembaga, sehingga kita terus melakukan pendalaman,” tutur Mbah Nyoto.

Masih menurut Mbah Nyoto, ada beberapa bukti yang justru terbalik dengan pernyataan mantan Kades Sempu. Hasil klarifikasi yang kita dapat dari mantan Kepala Desa Sempu yaitu pak Suwandi dan istrinya Lailatul Komariyah, mengatakan bahwa kantor desa dan TK serta Kantor IPHI itu masuk Tanah Kas Desa.

Namun setelah dipertanyakan terkait lepasnya TKD dan beralih kepemilikan atas nama orang lain atau lembaga lain yang diperkuat dengan terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM), mantan kades sedikit bingung lantas menceritakan terkait status TKD tersebut ditangani di masa kepemimpinan Sekdes Kusnan.

“Namun setelah terjadi pemecahan Desa Sempu dengan Desa Tegalarum, Pak Kusnan itu di perbantukan menjadi Pjs Kades Sumberarum. Jadi yang lebih paham beliaunya.” ungkap mantan Kades Sempu.

Mbah Nyoto juga menjelaskan dari beberapa bukti yang di pegang, bahwa tanah tempat berdirinya bangunan Kantor Desa Sempu, dan bangunan di sekelilingnya termasuk juga bangungan kantor IPHI tidak termasuk TKD. Bahkan bangunan TK, bangunan SMK serta bangunan Sekolah Dasar statusnya juga sama. Hal itu terkutib dalam Putusan Mahkamah Agung nomor 153/K/Pdt/2019 tertanggal 12 Februari 2019.

“Dengan Kejadian ini pastinya kami akan melaporkan hal tersebut pada APH karena ada indikasi kerugian dan kecurangan. Sayangnya mantan Kepala Desa Sempu dan Kepala Desa Sempu yang saat ini menjabat masih belum dapat kita temui,” pungkasnya Mbah Nyoto. (Red)

Komentar

Berita Terkait